Hidup di Kapal Bagian 3
Bekerja di kapal pesiar berarti juga bahwa anda siap berbagi kabin dengan teman dari negara yang sama atau malah dengan teman dari negara lain. Saya pernah sekamar dengan teman dari Indonesia, Honduras, Guatemala, Chili bahkan Brazil. Semuanya punya sifat dan perilaku tersendiri. Kita mesti bisa menyesuaikan diri dengan mereka. Semua akan kelihatan berbeda dengan kehidupan ketika kita bekerja di darat. Adakalanya kita mendapatkan teman sekamar yang tidak sejalan dengan kita. Kalau mereka tidak bisa menyesuaikan dengan kebiasaan kita maka terpaksa kita yang harus menyesuaikan dengan kebiasaan mereka selama tidak dalam hal yang bertentangan dengan aturan yang ada di kapal.
Terkadang saya mendapati teman sekamar yang suka memutar musik dengan suara yang keras, ada juga yang suka menghabiskan waktu di crew bar setelah bekerja sambil meminum minuman beralkohol jadi ketika kembali ke kamar dalam keadaan mabuk. Hal tersebut terkadang jadi dilema. Saya ingin melaporkan hal tersebut kepada sekuriti tapi kasihan dengan mereka. Kalau mereka ketahuan mereka bisa kena peringatan atau bahkan bisa dipulangkan dengan alasan indisipliner. Mesti banyak bersabar hidup di kapal....hehehe
Ada satu hal yang sebenarnya bisa dikatakan indisipliner dari kru dan saya rasa terjadi di hampir semua kapal pesiar di dunia yaitu pesta di kabin kru. Ini adalah hal yang sangat lazim terjadi. Beberapa orang kru mengadakan pesta kecil-kecilan di kabin untuk merayakan sesuatu atau cuma sekedar kumpul dan bercengkrama. Hal seperti ini sebenarnya sangat tidak dibenarkan di kapal, tapi ini sudah menjadi kebudayaan yang tidak bisa dihilangkan ketika bekerja di kapal pesiar.
![]() |
| Pesta di Kabin |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar